translate

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutch

RussianPortugueseJapaneseKoreanArabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

Perilaku anak dan peran Orang tua

KURANGNYA PERAN ORANG TUA TERHADAP ANAK
Tidak heran kenapa kaula muda banyak terjebak kedalam dunia yang tidak seharusnya mereka rasakan, pergaulan bebas yang mengarah kepada perilaku kriminal dan pelanggaran terhadap norma hukum dan agama, lalu siapa yang akan disalahkan ? pandangan masyarakatpun berbeda tentang hal ini. Terknologi yang semakin pesat berkembang dengan fitur-fitur dan kemudahan untuk mengakses semua informasi baik dari yang postitf sampai hal yang negatif dengan mudah bisa dinikmati, sebagian masyarakat berpendapat teknologilah penyebab rusaknya kaula muda. lalu yang menjadi pertanyaan begitu sempitnya kah pandangan masyarakat terhadap teknologi masa kini. lalu dimana peran orang tua pada saat mereka menikmati fasilitas yang diberikan kepada anaknya misalnya handphone, Laptop, televisi, dan lain sebagainya. 
Orang tua memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak mereka,mengawasi, menasehati,memberikan  pendidikan agama yang benar, memberikan contoh mana yang baik dan mana yang tidak seharusnya di lakukan. nanti kita sambung lagi......

Rabu, 25 April 2012

Perbandingan Pendidikan


Pada awalnya Turki merupakan salah satu negara yang berbentuk kerajaan. Saat ini pemerintahan turki berbentuk republik yang beribu kota di Istanbul. Republik Turki termasuk sebagai negara dan memproklamirkan diri sebagai negara sekuler, namun tidak bisa dipungkiri bahwa jiwa Islamnya tetap melekat dan tak terpisahkan dari bangsa Turki. Begitu pun berdampak terhadap kemajuan pendidikan di negara tersebut.

Bimbingan Dan Konseling

1.      KONSEP DASAR BIMBINGAN
Bimbingan merupakan sebuah istilah yang sudah umum digunakan dalam dunia pendidikan. Bimbingan pada dasarnya merupakan upaya bantuan untuk membantu individu mencapai perkembangan yang optimal. Bimbingan yang lebih luas dikemukakan oleh Good (Thantawi, 1995 : 25) yag menjabarkan bahwa bimbingan adalah:
a.       Suatu proses hubungan pribadi yang bersifat dinamis
b.      Suatu bentuk bantuan yang sistematis kepada murid
c.       Perbuatan atau teknik yang dilakukan untuk menuntun murid terhadap suatu tujuan yang diinginkan dengan menciptakan kondisi lingkungan yang membuat dirinya sadar tentang kebutuhan

Aspek Pemaham Peserta Didik

A.   Pentingnya Pemahaman Peserta Didik dalam Bimbingan dan Konseling
Salah satu hal yang penting yang perlu diperhatikan dalam memberikan bimbingan adalah memahami murid secara keseluruhan, baik masalah yang dihadapinya maupun latar belakang pribadinya.
Pemahaman murid yang mencakup pemahaman tentang potensi, kemampuan, karakteristik, kebutuhan dan masalah-masalah yang dihadapinya. Pemahaman tersebut akan menjadi dasar memilih alternatif strategi dan teknik bimbingan yang diberikan kepada murid tersebut. Pelaksanaan pemahaman individu dalam kegiatan bimbingan dan konseling berkaitan erat dengan fungsi dari bimbingan dan konseling itu sendiri.

Makna Bimbingan Pribadi-Sosial

1.      Konsep Dasar Bimbingan Pribadi-Sosial
Berkaitan dengan bimbingan pribadi sosial, pada intinya adalah membentuk pribadi yang matang dan mandiri para murid, dengan karakteristik sebagai berikut :
a.       Pemahaman diri (self understanding). Dalam hal ini, murid dapt memahami dirinya sendiri akan potensi yang dimilikinya serta permasalahan yang dihadapinya
b.      Penerimaan diri (self acceptance-Qona’ah). Dalam hal ini, murid hendaknya dapat menerima diri apa adanya potensi-potensi dan anugerah dari Allah, baik itu yang sesuai dengan harapan murid tersebut ataupun tidak (perbedaan antara ideal self dengan actual self)

Intelegensi,Presentasi Belajar

1.    Pengertian Intelegensi
Intelegensi atau kecerdasan merupakan kata benda yang menerangkan kata kerja atau kata keterangan, seseorang menunjukkan intelegensinya ketika ia bertindak atau berbuat dalam situasi secara inteligent / cerdas atau bodoh, intelegensi seseorang dapat dilihat dalam caranya orang tersebut berbuat atau bertindak.
Woodworth mengemukakan bahwa intelegensi erat hubungannya dengan intelek atau pengetahuan. Karena intelegensi dapat dikatakan intelek yang siap digunakan. Misalnya dalam menulis surat, mengarang, menerima dan menyerap pelajaran dsb. Jadi intelegensi adalah kemampuan umum mental individu yang tampak dalam caranya bertindak, berbuat atau dalam memecahkan masalah yang dihadapi.

Perkembangan Jiwa Keagamaan Pada Kaula Muda

A.    Teori tentang sumber kejiwaan agama

Bahwa sesungguhnya apa yan menjadi keinginan dan kebutuhan manusia itu bukan hanya terbatas pada kebutuhan makan, minum, pakaian ataupun kenikmatan-kenikmatan lainnya. Bedasarkan hasil riset dan observasi mereka mengambil kesimpulan bahwa keinginan akan kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan kodrati. Manusia ingin mengabdikan dirinya kepada tuhan atau sesuatu yang dianggapnya sebagai zat yang mempunyai kekuasaan yang tertinggi. Keinginan itu terdapat pada setiap kelompok, golongan atau masyarakat dari yang paling primitif hingga yang paling modern. Apakah yang menjadi sumber jiwa keagamaan itu ? untuk memberikan jawaban itu, timbul beberapa teori, diantaranya :
1.      Teori monistik (mono = satu)
Teori ini berpendapat bahwa yang menjadi sumber jiwa beragama adalah satu sumber kejiwaan.

Teori belajar Matematika

TEORI BELAJAR MATEMATIKA
1.       Teori Belajar Bruner
Bruner yang memiliki nama lengkap Jerome S.Bruner seorang ahli psikologi (1915) dari Universitas Harvard, Amerika Serikat, telah mempelopori aliran psikologi kognitif yang memberi dorongan agar pendidikan memberikan perhatian pada pentingnya pengembangan berfikir. Bruner banyak memberikan pandangan mengenai perkembangan kognitif manusia, bagaimana manusia belajar, atau memperoleh pengetahuan dan mentransformasi pengetahuan. Dasar pemikiran teorinya memandang bahwa manusia sebagai pemproses, pemikir dan pencipta informasi. Bruner menyatakan belajar merupakan suatu proses aktif yang memungkinkan manusia untuk menemukan hal-hal baru diluar informasi yang diberikan kepada dirinya.


Komite Sekolah

1.      Konsep Dasar Komite Sekolah
Komite Sekolah merupakan nama baru pengganti Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan (BP3). Secara substansi kedua istilah tersebut tidak begitu mengalami perbedaan. Yang membedakan hanya terletak pada pengoptimalan peran serta masyarakat dalam mendukung dan mewujudkan mutu pendidikan.
Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah (kepemendiknas nomor: 044/U/2002).

Perencanaa Materi Pembelajaran

Perencanaan Materi Pembelajaran

1. Pengertian materi, sumber, sifat dan jenis materi pembelajaran
A. Pengertian Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran atau materi ajar (Intructional materials) adalah pengetahuan sikap dan keterampilan yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.

Tata Usaha

A.Tata Usaha Sebagai Tenaga Kependidikan Sekolah
  1.Pengertian Tata Usaha
    Ditinjau dari sudut asal usul kata (etimologis), maka ADMINISTRASI berasal dari Bahasa Latin yaitu Ad+Ministrare. Ad berarti intensif, sedangkan Ministrare berarti melayani, membantu, dan memenuhi atau menyediakan (Husaini Usman, 2006).Menurut The Lian Gie (2000), tenaga tata usaha memiliki tiga peranan pokok yaitu: (1) melayani pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan operatif untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi, (2) menyediakan keterangan-keterangan bagi pucuk pimpinan organisasi itu untuk membuat keputusan atau melakukan tindakan yang tepat, dan (3) membantu kelancaran perkembangan organisasi sebagai suatu keseluruhan.